PEMBERDAYAAN KELOMPOK IBU PKK KAMPUNG BAKALAENG DALAM DIVERSIFIKASI OLAHAN HASIL PERIKANAN SEBAGAI UPAYA MEMBANTU MENURUNKAN STUNTING

Authors

  • Novalina Maya Sari Ansar Politeknik Negeri Nusa Utara
  • Yana Sambeka Politeknik Negeri Nusa Utara
  • Wendy Alexander Tanod Politeknik Negeri Nusa Utara
  • Frets Jonas Rieuwpassa Politeknik Negeri Nusa Utara
  • Eko Cahyono Politeknik Negeri Nusa Utara
  • Septania Takasihaeng Politeknik Negeri Nusa Utara
  • Maria Notosori Tinungki Politeknik Negeri Nusa Utara

DOI:

https://doi.org/10.55883/jipam.v5i1.126

Keywords:

Diversifikasi olahan ikan, stunting, PKK, Fish product diversification, stunting, Family Welfare Empowerment

Abstract

The prevalence of stunting in Bakalaeng Village, Sangihe Islands Regency, reached 68,92% among at-risk families, despite the area's abundant fishery potential. The main issue lies in the low diversification of fish processing, leading to minimal consumption of fish as a protein source. This community service program aimed to empower the Family Welfare Empowerment organization through capacity building in the diversification of fishery products, as an effort to help reduce stunting and improve family economies. The implementation method consisted of four stages: (1) participatory problem identification; (2) program presentation and negotiation; (3) facilitation and mentoring using a problem-based learning approach; and (4) evaluation and monitoring. The results showed a significant increase in the knowledge and skills of the Family Welfare Empowerment organization. The partners have been able to produce innovative processed products such as kaki naga (drum stick) and fish balls, and have shown commitment to developing micro-enterprises. The program successfully created a dual impact: improved family nutritional intake and potential income increase. The local resource-based empowerment approach is effective in addressing stunting and can be a model for other coastal areas.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Hasudungan, A. N., & Kurniawan, Y. (2018). Meningkatkan Kesadaran Generasi Emas Indonesia Dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0 Melalui Inovasi Digital Platform www.indonesia2045.org. 1(September), 51–58. https://ejournal.unwaha.ac.id/index.php/snami/article/view/263

Hidayat, M. S., Ngurah, G., & Pinatih, I. (2017). PREVALENSI STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIDEMEN KARANGASEM. 6(7), 1–5.

H.S. Salmon, D.K. Moninjta, N. K. (2022). Strategi Pemerintah dalam Mengatasi Stunting di Kabupaten Kepulauan Sangihe (Studi Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Sangihe). Jurnal Governance, 1(2), 1–14. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/governance/article/viewFile/36214/33721

Humairah, T. (2021). Faktor-faktor sosial ekonomi yang mempengaruhi kejadian stunting pada keluarga petani di Kecamatan Bontonompo Kabupaten Gowa Provinsi Sulawesi Selatan [UNIVERSITAS HASANUDDIN]. https://repository.unhas.ac.id/id/eprint/12630/2/G021171511_skripsi_30-11-2021.pdf 1-2.pdf

Kementrian Kesehatan RI. (2022). Buku Saku Hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/4855/3/Buku Saku SSGI 2022 rev 270123 OK.pdf

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe. (2022). Rapat Koordinasi dan Evaluasi Percepatan Penurunan Stunting dan Rembuk Stunting Tingkat Provinsi Sulut. https://sangihekab.go.id/2022/09/08/2125/

Perbup Sangihe – Peraturan Bupati Kepulauan Sangihe. (2022). Penetapan Lokasi Fokus Kampung/Kelurahan Prioritas Penanganan Stunting di Kabupaten Kepulauan Sangihe Tahun 2023 (No. 175/050/Tahun 2022).

Rahma, A. A., Nurlaela, R. S., Meilani, A., Saryono, Z. P., & Pajrin, A. D. (2024). Ikan Sebagai Sumber Protein dan Gizi Berkualitas Tinggi Bagi Kesehatan Tubuh Manusia. Karimah Tauhid, 3(3), 3132–3142. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v3i3.12341

Saputri, M. N. (2022). Faktor-faktor penyebab stunting dan pencegahannya di kelurahan Selatpanjang Kota kecamatan Tebing Tinggi kabupaten Kepulauan Meranti. JOM FISIP, 9, 1–15.

Syahroni, M. H. A., Astuti, N., Indrawati, V., & Ismawati, R. (2021). Faktor-faktor yang mempengaruhi kebiasaan makan anak usia prasekolah (4-6 tahun) ditinjau dari capaian gizi seimbang. Jurnal Tata Boga, 10(1), 12–22.

Timban, J. (2020). Peran Perempuan Dalam Pencegahan Stunting DI Kecamatan Bunaken Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara. The Studies of Social Science, 2(1), 12–22.

Ulya, N., Ratna, P., Artanti, S., Kusumawardhani, D., & Sa’adah, U. (2015). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Konsumsi Ikan pada Anak Usia 1-3 Tahun di Kota Pekalongan. Jurnal Litbang Kota Pekalongan, 8, 33–42.

Wodi, S; Ijong, F. (2019). Identifikasi masalah penanganan pasca tangkap hasil perikanan di pulau Lipang. Jurnal Ilmiah Tindalung, 5(2), 44–50.

Downloads

Published

2025-12-12

How to Cite

Ansar, N. M. S., Sambeka, Y., Tanod, W. A., Rieuwpassa, F. J., Cahyono, E., Takasihaeng, S., & Tinungki, M. N. (2025). PEMBERDAYAAN KELOMPOK IBU PKK KAMPUNG BAKALAENG DALAM DIVERSIFIKASI OLAHAN HASIL PERIKANAN SEBAGAI UPAYA MEMBANTU MENURUNKAN STUNTING. Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 23–28. https://doi.org/10.55883/jipam.v5i1.126